biaya cor rumah

Menghitung Biaya Cor Rumah

Menghitung Biaya Cor Rumah – Kita semua tentu memahami bahwa harga property kini semakin hari semakin tinggi nilai jualnya. Terlebih lagi jika rumah atau tanah yang dibeli dengan sistem kredit bank. Faktor yang melatarbelakangi semakin tingginya harga rumah salah satunya adalah karena semakin tingginya harga bahan dasar material bangun rumah dan biaya jasa pekerja bangunan. Sehingga tidak mengherankan jika saat ini banyak orang yang mengambil alih sendiri pekerjaan pembangunan rumah miliknya.

Tak terkecuali dalam hal perhitungan biaya pembangunan rumah. Dengan cara perhitungan sendiri, diharapkan mampu meminimalisasi anggaran pengeluaran dalam kegiatan bangun rumah. Dalam artikel ini secara khusus akan membahas tentang cara menghitung biaya cor rumah dengan tepat.

Salah satu aspek dalam kegiatan bangun rumah yang dapat diminimalisasikan pengeluaran anggarannya adalah dari sisi pembangunan cornya. Berikut adalah beberapa tips mengenai cara perhitungan anggaran biaya cor rumah dengan tepat :

  1. Tentukan Volume Cor Rumah
    Salah satu hal yang paling esensial dalam aktivitas pengecoran rumah ialah perhitungan volume lantai rumah. Hal tersebut tentunya didasarkan pada perhitungan dalam satuan kubik. Sehingganya rumus yang digunakan dalam perhitungan volume cor ialah sebagai berikut :

Volume = Panjang x Lebar x Tebal / Tinggi

Catatan : Tinggi / Tebal pada contoh di atas biasanya senila 0, 12 yang diperoleh dari konversi tebal standar 12 cm plat lantai. Pada umumnya digunakan dalam pengecoran plat lantai atau dak rumah atau ruko. Perhatikan contoh berikut :

Panjang = 10 meter
Lebar = 17, 5 meter
Tebal Plat = 0,12 meter (12 meter)
Pada bagian tiang baloknya diasumsikan telah selesai dilakukan pengecoran.
Dengan demikian perhitungan volume cor menjadi =

Volume = 10 x 17, 5 x 0,12 = 21 meter per kubik

Pertanyaannya adalah berapakah truk mixer yang mestinya dipesan secara khusus untuk lahan cor dengan jumlah volume sebagaimana contoh di atas ?

Catatan = truk mixer berisikan campuran bahan yang digunakan dalam aktivitas pengecoran

Maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

Total Volume : 7 atau jumlah truk mixer ukuran kecil = Total Volume : 3 = Jumlah Truk Mixer Ukuran Besar

Maka :
21 : 7 = 3 truk mixer ukuran besar atau 21 : 3 = 7 truk mixer dengan ukuran kecil

Contoh perhitungan tersebut belum termasuk biaya perhitungan material lain seperti paku, papan, bata merah, dan lain sebagainya.

2. Gunakanlah Besi Beton yang Kokoh

Dalam kegiatan bangun rumah penggunaan beton yang kuat secara otomatis akan lebih efisien dan hemat biaya hingga waktu yang lama dibandingkan dengan penggunaan beton berkualitas rendah yang gampang rapuh.

3. Melakukan Pemastian Terhadap Adukan Semen dan Pasir
Dalam aspek ini sepertinya anda harus turun langsung untuk meninjau di lapangan dengan melakukan pemeriksaan terhadap komposisi campuran / adukan semen dan pasir. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan penggunaan bahan baku bangun rumah dilakukan dengan efisien dan terukur. Pencampuran bahan baku dengan komposisi yang tepat juga akan berpengaruh pada hasil serta kualitas bangunan yang baik. Terutama dari sisi pengeluaran anggaran biaya yang dibutuhkan.

4. Konsultasi dengan Ahlinya
Pada aspek ini anda harus melakukan pendekatan dengan ahli di bidang pengecoran rumah. Misalnya dengan arsitek atau bahkan bisa juga dengan pemborong atau pekerja bangunan. Siapa saja yang anda anggap mumpuni dalam bidang ini, maka jangan ragu untuk meminta saran dan konsultasi.

biaya cor rumah Biaya Cor Rumah

5. Gunakan Jasa Pekerja Bangunan dengan Sistem Borongan
Pada aspek ini adalah bagian eksekusi yang teramat penting dalam aktivitas bangun rumah terutama dalam melakukan pengecoran. Sebaiknya anda menggunakan jasa pengecoran rumah dengan sistem pekerja borongan. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan profesionalitas serta efisiensi anggaran biaya cor rumah.

memilih bahan bangunan

Memilih Bahan Bangunan Terbaik dan Berkualitas

Memilih Bahan Bangunan – Sebelum anda hendak membangun sebuah rumah, tentu terlebih dahulu anda akan melakukan berbagai perencanaan. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan bahan material bangunan yang hendak digunakan sebagai bahan dasar bangun rumah. Setiap orang termasuk anda tentu menginginkan bahan bangunan dengan kualitas tinggi. Agar bangunan yang nantinya didirikan akan memiliki kekuatan yang baik dan tahan lama. Syarat yang harus dipenuhi agar bangunan kuat dan tahan lama, menggunakan bahan material dasar berkualitas dan jaminan mutu yang baik.

Dalam memilih bahan bangunan tentu terdapat trik khusus dan teknik tersendiri dalam melakukan hal tersebut. Terutama bagi orang-orang yang tak memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal bangun rumah, renovasi rumah, dan memahami kualitas material bangunan. Point-point berikut akan membahas seputar tips / trik / cara mudah dalam menentukan bahan material bangunan yang terbaik :

Semen
Secara umum produk semen yang ada di Indonesia memiliki rata-rata kualitas yang sama. Hanya sedikit sekali yang memiliki selisih kadar kualitas yang berneda. Karenanya alangkah baiknya jika anda memilih produk semen dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan produk lainnya. Mengingat semua kualitas semen yang ada di Indonesia memiliki rata-rata kualitas yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Selain itu anda juga perlu mempertimbangkan untuk memilih produk semen yang telah populer dan banyak digunakan oleh khalayak ramai.

Pasir
Pasir yang baik untuk digunakan sebagai bahan dasar bangun rumah adalah pasir yang tidak tercampur dengan lumpur. Dan ini umumnya diperoleh dari penambangan di gunung. Bukan didapatkan dari pantai ataupun sungai. Jika pasir tercampur dengan lumpur, maka akan mengakibatkan pemborosan dalam penggunaan semen ketika proses pengadukan bahan dasar bangunan. Semakin banyak kandungan lumpur yang tercampur dengan pasir, maka semakin boroslah campuran semen yang nantinya akan digunakan. Dalam memilih bahan material pasir, anda sebaiknya memilih pasir dengan kualitas tinggi dengan kriteria seperti yang telah dijelaskan. Meskipun lebih mahal, namun sebanding dengan kualitas bangunan yang nantinya akan dihasilkan.

Besi Beton
Besi beton kuno dahulu digunakan banyak orang membangun rumah mempunyai kualitas serta mutu yang baik dibandingkan dengan besi beton sekarang. Fakta tersebut tentu membuat harga besi kuno menjadi lebih mahal. Selain dari faktor kelangkaan dan permintaan yang cukup tinggi dari bahan material tersebut. Sebaiknya anda menggunakan besi beton kuno yang memiliki kualitas lebih baik dibandingkan besi beton sekarang ini. Meskipun relatif mahal, namun pertimbangan kualitas mutu harus menjadi prioritas utama dalam kegiatan memilih bahan bangunan.

memilih bahan bangunan

memilih bahan bangunan

Batu Bata Merah
Batu bata merah adalah salah satu unsur penting dalam melakukan aktivitas bangun rumah. Bahan material ini juga dinilai memiliki struktur yang lebih kokoh dan kuat dibandingkan dengan batako. Batu bata merah memiliki keunggulan dalam menyerap kalori (panas) dengan sangat baik sehingga suhu dalam rumah akan terasa lebih segar. Batu bata merah yang baik diindikasikan dengan tekstur yang keras, ukurannya yang sedang, dan tidak mudah retak / pecah.

Kayu
Unsur kayu juga masih menjadi suatu bagian penting dalam hal bangun rumah. Dalam memilih material kayu yang baik sebaiknya anda memilih kayu yang dioven dan mempunyai kadar air dibawah kisaran 20 persen. Kriteria ini kayu ini dipilih agar kayu tidak mudah lapuk ketika digunakan.

Genteng
Dewasa ini telah banyak bermunculan jenis atap dalam aktivitas bangun rumah. Akan tetapi atap yang menggunakan genteng tanah liat juga masih banyak digunakan. Genteng mampu menyerap panas matahari secara optimal. Hal ini tentu berpengaruh pada kesejukan di dalam rumah anda. Anda perlu membuat kerangka kuda-kuda yang kuat agar mampu menahan genteng karena bahan material ini memiliki bobot yang cukup berat.

membuat pondasi rumah

Membuat Pondasi Rumah atau Bangunan yang Kokoh

Membuat Pondasi Rumah – Ketika hendak membangun sebuah rumah atau bangunan lainnya tentu kita akan membuat pondasinya terlebih dahulu. Kita juga membutuhkan pondasi yang baik dan kuat sebagai penahan beban dari bangunan apapun tak terkecuali pada aktivitas bangun rumah. Pondasi juga berfungsi sebagai penopang utama pada struktur bangunan. Tanpa pondasi tentu sebuah bangunan tak akan memiliki kekuatan untuk berdiri dan tak akan aman untuk ditempati. Mengingat begitu pentingnya pondasi sebagai pijakan bagi rumah, maka kita perlu untuk membuat pondasi yang kokoh untuk bangunan yang baik. Berikut penjelasan tentang cara membuat pondasi rumah yang kuat :

Dalam rangka membuat pondasi rumah atau bangunan yang kuat tentu diperlukan adanya ketepatan perencanaan. Apabila tidak tepat dalam perencanaan pondasi akan mengakibatkan ketidak-mampuan pondasi dalam menahan beban rumah atau bangunan lainnya. Sehingga akan beresiko bangunan akan amblas, retak, dan kemungkinan buruk lainnya yang akan merugikan pemilik rumah. Agar dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka anda perlu memperhatikan cara-cara dalam membuat pondasi rumah yang kuat. Berikut point-point yang harus diperhatikan agar pondasi bangunan anda menjadi kuat :

  1. Anda perlu memperhatikan ukuran kedalaman pondasi yang tepat. Tanpa adanya ketepatan dalam mengukur kedalaman pondasi, maka pondasi tidak akan memiliki kekuatan maksimal. Catatan : jika anda memilih untuk membangun pondasi rumah dengan menggunakan bahan dasar batu kali / sungai, maka anda dapat menggunakan rasio 1 ; 5 sebagai acuan adukan pasir agar dapat mendapatkan kekuatan pertahan pondasi yang diinginkan.
  2. Persiapkan stek pada pondasi kali supaya bahan tersebut dapat dikaitkan dengan sloop.
  3. Jika anda hendak membangun pondasi footplat, sebaiknya anda menggunakan tulangan yang berukuran minimum 12 mm. perhatikan pula kualitas serta mutu beton, misalnya menggunakan kualitas mutu kisaran K225. Adukan pada kerikil dan semen pasir untuk bangun rumah sebaiknya berkisar 1 : 1,5 : 2,5
  4. Anda juga harus memastikan tulangan pondasi rumah agar menyatu dengan tulangan kolom struktur sampai pada bagian atas bangunan. Hal ini dilakukan agar kekuatan pondasi memiliki jaminan mutu dan kualitas yang baik.

Kondisi Tanah dan Pondasi
Hal-hal yang perlu diperhatikan berikutnya selain dari point-point di atas adalah kondisi tanah yang akan digunakan sebagai titik pembangunan pondasi. Hal tersebut dikarenakan pondasi rumah yang hendak dibuat akan disesuaikan dengan kondisi tanah. Penyesuaian-penyuasain tersebut diantaranya ialah :

    1. Apabila lokasi tanah yang akan dibangun pondasi memiliki tekstur yang keras, maka anda cukup menggunakan batu kali sebagai bahan dasar pembuatan pondasi. Terlebih lagi jika anda hanya ingin membangun rumah dengan satu lantai.
    2. Bila tekstur tanah ditempat lokasi yang akan dibangun pondasi memiliki sifat lembek, bekas timbunan tanah, dan letaknya yang berada pada posisi lereng. Sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu kepada siapa saja yang ahli dalam bidang ini. Hal tersebut perlu dilakukan agar anda dapat memastikan pondasi rumah jenis apa yang dapat digunakan. Jika anda membangun pondasi yang tidak tepat pada kontur tanah jenis ini, maka dikawatirkan akan berpotensi menimbulkan resiko cukup besar. Terlebih jika anda ingin mendirikan bangunan yang lebih dari satu lantai.

pasang tiang besi 13 ulir

Membuat Pondasi Rumah

Pondasi yang baik dan kokoh dapat memberikan jaminan bangun rumah yang kokoh dan baik pula. Pembuatan pondasi rumah yang tepat guna juga akan memberikan keamanan dan kualitas jaminan mutu yang baik. Bila membangun pondasi asal jadi tanpa perhitungan akan menimbulkan resiko kerusakan dan membahayakan diri.

jenis material dinding

Jenis Material Dinding untuk Bangun Rumah

                           Jenis Material Dinding

Jenis Material Dinding – Dinding merupakan sebuah elemen penting dalam sebuah kegiatan atau aktivitas bangun rumah. Peranan dinding dalam sebuah bangunan adalah sebagai pembatas antara bagian dalam dan luar pada sebuah bagunan. Dinding juga berfungsi sebagai pembatas antara ruangan satu dengan lainnya, misalnya kamar dengan kamar, ruang tamu dengan ruang tengah, ruang tengah dan dapur, dan lain sebagainya.

Dahulu orang-orang menggunakan kayu atau papan sebagai dinding rumah. Seiring dengan perkembangan zaman, kini penggunaan papan sebagai dinding rumah telah beralih kepada bata merah dan batako. Jika anda ingin melakukan renovasi rumah atau bahkan membangun rumah, sebaiknya anda perlu untuk mengenal lebih dekat mengenai dinding. Berdasarkan fungsinya, dinding rumah dapat dibedakan ke dalam dua jenis diantaranya ialah dinding eksterior dan dinding interior. Kedua dinding ini erat kaitannya dengan desain rumah.

Dinding eksterior ialah dinding yang membatasi antara ruangan di dalam rumah dengan luar ruangan. Dengan demikian dinding eksterior memiliki fungsi esensial sebagai pelindung ruangan bagian dalam dari hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni di dalam rumah. Misalnya saja cuaca ektsrem, gangguan binatang buas, dan lain sebagainya. Sedangkan dinding interior adalah dinding membatasi antar ruangan di dalam rumah. Meski pada umumnya pada zaman sekarang kebanyakan orang menggunakan dinding interior permanen, namun ada pula yang menggunakan dinding interior non-permanen dan semi permanen. Dinding interior non-permanen juga memiliki fungsi fleksibilitas yakni dapat dibongkar kapanpun dibutuhkan. Misalnya pada dinding-dinding kantor sekertariat, rumah makan, dan lainnya.

Jenis Material yang Baik untuk Digunakan Sebagai Bahan Dasar Dinding

Apabila anda hendak membangun sebuah rumah, sebaiknya anda perlu untuk melakukan pertimbangan terhadap beberapa jenis material dinding pada bagian dinding. bahan-bahan material yang akan digunakan sebagai bahan dasar dinding, tentu memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebaiknya anda mengenal beberapa bahan jenis material dinding dasar tersebut agar anda memiliki pandangan untuk menggunakan bahan yang cocok untuk dinding rumah anda. Bahan-bahan material tersebut diantaranya ialah :

  • Bata Merah
    Bahan dasar jenis ini terbuat dari tanah liat. Bata merah hingga kini masih populer digunakan dalam bahan dasar bangun rumah khususnya dalam membuat dinding. Batu Bata dikenal sebagai bahan dasar yang dianggap memiliki kekokohan yang cukup kuat, mudah disusun, dan hampir sebagian besar pekerja bangunan telah memahami seluk beluk pemasangan material ini dengan baik. Batu Bata juga tergolong ke dalam jenis material yang memiliki harga yang relatif terjangkau. Material ini juga dapat diaplikasikan ke dalam pembuatan dinding eksterior ataupun interior.
  • Batako
    Batako adalah bahan dasar bangun rumah yang terbuat dari campuran pasir dan semen. Material jenis ini harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan bata merah. Namun kualitas batako berada di bawah bata merah ditinjau dari segi kekokohannya. Selain itu batako juga memiliki kekurangan lain yakni ketidakmampuannya dalam menyerap air. Sehingga ketika hujan tiba, air seringkali merembes dari dinding hingga membasahi lantai.
  • Bata Ringan
    Bata ringan adalah jenis material yang memiliki beban yang cukup ringan sesuai dengan namanya. Material bangun rumah ini juga dinilai lebih mudah dipasang dan banyak diminati oleh proyek bangunan tinggi. Bangunan yang menggunakan bahan dasar ini memiliki volume struktur yang tidak begitu berat. Akan tetapi material bangun rumah ini memiliki selisih harga di atas material lainnya dikarenakan kelebihan yang dimilikinya.
  • Partisi Gypsum atau GRC Fiber Semen
    Bahan dasar dinding rumah ini bersifat tidak permanen dibandingkan dengan material bahan bangun rumah lainnya. Partisi gypsum cenderung lebih mudah untuk dibongkar ulang apabila dirasa tidak lagi dibutuhkan. Material ini dikenal sebagai bahan dasar dinding yang mudah dipasang, harganya terjangkau, dan mempunyai beban yang ringan. Berbeda halnya dengan GRC Fiber semen yang memiliki kekuatan yang lebih kokoh dibandingkan Partisi gypsum. GRC Fiber semen juga lebih tahan terhadap air. Karenanya GRC fiber semen harganya lebih mahal di atas Partisi Gypsum. Kedua bahan dasar dinding rumah ini seringkali digunakan sebagai bahan dinding interior.

Sumber : rhkarya

jasa arsitek

Jasa Arsitek Untuk Bangun Rumah dan Renovasi Rumah

Jasa Arsitek – Fungsi esensial dari rumah adalah sebagai tempat berlindung, istirahat, bernaung, dan tempat tinggal. Rumah adalah keterbutuhan manusia yang sangat urgensial. Apalagi di zaman sekarang ini rumah tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal saja. lebih dalam lagi arti sebuah rumah adalah tempat yang nyaman, tenang, indah / berestetika, dan memberikan rasa aman bagi pemiliknya.

Dahulu kala kebanyakan manusia melakukan bangun rumah hanya sebatas ketepatan fungsinya saja. misalnya yang penting ada ruang tamu, dapur, kamar tidur, kamar mandi dan lain sebagainya. Bahkan dahulu banyak sekali rumah-rumah yang tidak memenuhi syarat keterbutuhan hunian. Misalnya saja dulu orang-orang tidak begitu memikirkan pentingnya kamar mandi dan jamban. Mereka masih melakukan kebiasaan mereka yakni mandi, cuci, dan kakus di sungai. Meskipun bangunan rumah mereka besar-besar, namun tidak terdapat sarana kamar mandi di dalamnya. Kalaupun ada, tidak memenuhi syarat sehatnya sebuah hunian.

Berbeda zaman berbeda pula perkembangannya. Kini sebuah rumah adalah prestise tersendiri bagi pemiliknya. Tentu tak terlepas dari faktor kenyamanan, kesehatan, dan keamanan. Dalam rangka memenuhi syarat tersebut, anda perlu menggunakan jasa arsitek untuk membantu mewujudkan rumah impian anda. Kenapa harus arsitek? Kenapa pula kita perlu untuk menggunakan jasanya? Pertanyaan semacam ini akan terjawab dalam penjabaran berikut ini :

Alasan Mengapa Harus Menggunakan Jasa Arsitek dalam Keigiatan Bangun Rumah dan Renovasi Rumah

  • Kualitas Desain yang Baik
    Arsitek tentu memahami dasar-dasar pada desain bangunan terlebih dalam aspek desain rumah. Desain rumah yang baik tentu akan meningkatkan nilai jualnya. Berbeda dengan rumah-rumah yang tidak memperhatikan desain rumah baik desain interior maupun eksteriornya. Tentu saja desain yang akan ditawarkan kepada anda adalah desain yang sesuai dengan keinginan anda. Atau bahkan anda bisa memberikan rekomendasi kepada arsitek tentang desain yang anda suka yang akan diterapkan dalam bangunan rumah anda. Desain yang baik dan artisitik tentu akan meningkatkan kebanggaan dan rasa percaya diri bagi anda pemiliknya.
  • Memberikan Kualitas Kenyamanan Rumah
    Arsitek juga dapa mengupayakan agar rumah anda nyaman dengan desain rumah yang cocok sesuai dengan keinginan dan karakteristik pribadi anda. Arsitek biasanya memiliki output desain berupa gambar. Melalui gambar tersebut, anda bisa dengan mudah untuk mengetahui seperti apa bentuk rumah yang akan dibangun. Jika desain rumah tak sesuai dengan keinginan anda, anda dapat memberikan rekomendasi terkait dengan desain rumah yang anda inginkan. Semua demi kenyamanan anda dan keluarga sebagai calon penghuni rumah.
  • Memberikan Kepuasan Pada Pemilik Rumah
    Desain rumah yang baik dan cocok dengan karakteristik pribadi kita tentu akan memberikan kepuasan bagi penghuninya. Karena rumah saat ini juga bukan hanya sebagai tempat tinggal semata, namun juga menjadi simbol kemakmuran dan kebanggan pemiliknya.
  • Efisiensi Harga
    Menggunakan jasa arsitek juga dapat menghemat anggaran dengan efisiensi harga. Tentu saja arsitek bisa merekomendasikan kepada anda terkait dengan estimasi dana yang efisien dalam rangka mendesain rumah anda. Misalnya saja rekomendasai yang diberikan dalam hal penggunaan bahan material yang akan digunakan dan lainnya. Tentu tanpa mengurangi kualitas dan nilai estetika dalam desain rumah itu sendiri.
  • Rumah Adalah Investasi
    Rumah juga merupakan salah satu benda atau barang berwujud yang dapat diinvestikan. Terbukti dengan adanya fakta bahwa harga property semakin lama semakin naik. Misalnya rumah dengan type 36 dahulu hanya seharga 100jutaan, kini telah mencapai angka 200 jutaan. Jika anda membeli rumah di saat sekarang ini, dapat dipastikan bahwa beberapa tahun yang akan datang, nilai jualnya akan semakin naik.

Demikian beberapa alasan mengapa anda perlu mendayagunakan arsitek dalam kegiatan renovasi atau pembangunan rumah impian anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

membangun rumah

Cara Membangun Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai

Membangun Rumah – Kita semua telah mengetahui bahwa kini harga tanah semakin hari semakin tinggi nilai jualnya. Terlebih lagi di daerah perkotaan. Sehingga kita agak kesulitan jika ingin menambah luas volume rumah dengan membeli tanah. Lalu bagaimana cara membangun rumah 1 lantai jika ingin menambah ruangan sedangkan kita sendiri kesulitan untuk membeli tanah? Solusinya adalah dengan menambah lantai di atas atap bangun rumah kita. Dengan kata lain dengan menjadikan desain rumah yang kita miliki menjadi rumah berlantai 2.

Sebelum anda memulai renovasi yakni menaikkan satu lantai pada bangun rumah anda, anda perlu mengetahui terlebih dahulu apakah kontsruksi rangka pada beton dan pondasi pada rumah anda memiliki kekuatan untuk membangun dua lantai? Jika iya maka lanjutkan ke tahap berikutnya, namun jika tidak anda perlu membuat pondasi cakar ayam susulan. Caranya adalah dengan memotong pondasi pada titik yang tepat. Jika denah desain rumah dengan dua lantai dibangun dengan tidak bersambung atau diletakkan di atas dinding lantai satu, maka tidak diperlukan lagi bangunan rumah lantai satu dengan konstruksi besi dan pondasi.

Yang dibutuhkan adalah membangun ring bawah (sloof) pondasi cakar ayam baru yang akan digunakan untuk membangun lantai dua. Setelah dibuat titik-titik pondasi, maka buatlah area untuk cakar ayam dan jalur sloof. Setelah itu instruksikan kepada pekerja bangunan untuk membuat sloof baru yang diletakkan tepat dibawah sloof lama. Hal tersebut dilakukan agar kekuatan daya tarik sloof lama tetap memiliki kekuatan yang diperlukan. Agar dapat menghemat biaya pondasi rumah satu lantai menjadi dua lantai disarankan untuk denah pada dinding lantai 2 tidak dibangun bertepatan di atas dinding lantai satu. Akan tetapi jika anda menginginkan agar tembok lantai dua didirikan tepat di atas tembok lantai satu, maka anda perlu membuat konstruksi ring balk yang berbeda. Hal tersebut dikarenakan ring balk berfungsi untuk untu penarik, penekan, dan penyangga.

Misalnya dalam sebuah studi kasus, sebuah keluarga menginginkan dua buah kamar tidur yang berada di lantai dasar dan dua buah kamar tidur lainnya di lantai dua. Masing-masing lantai terdapat satu buah kamar mandi sehingga dalam satu bangun rumah terdiri atas dua kamar mandi. Keluarga tersebut tetap ingin menikmati pemandangan taman yang ada di halaman depan dan belakang rumah. Lalu bagaimana caranya?

1. Pertama-tama jika anda memiliki dapur di belakang rumah, maka siasatilah sedemikian rupa agar dapur tersebut bisa dipindahkan ke bagian samping rumah. Tunjuannya adalah untuk efisiesi penggunaan luas bangunan. Kemudian buatlah dua pintu masuk, satu pintu sebagai pintu utama rumah anda. Sedangkan pintu satunya lagi adalah akses untuk menuju dapur anda.

2. Selanjutnya dua kamar tidur pada bangun rumah sebaiknya diletakkan pada bagian samping ruang tamu dan bagian belakang rumah. Selanjutnya anda perlu menerapkan open living room and kitchen floor plans yang akan menyatukan ruang tamu dengan ruang keluarga hingga dapur. Sehingga ruangan dalam rumah akan terasa lebih luas.

3. Berikutnya anda juga bisa menrapkan model atap pelana. Model ini dianggap paling ekonomis dalam pengeluaran budget proyek renovasi rumah dengan struktur yang menempel pada sisi kiri dan kanan. Anda juga tidak membutuhkan adanya sambungan atap yang beresiko terjadinya kebocoran dikala hujan turun.

4. Selanjutnya dua kamar tidur yang berada di lantai dua sebaiknya dibuat dengan ukuran sedang sampai dengan minimalis. Usahakan agar tidak ada ruangan dalam desain rumah yang tidak efektif penggunaannya.

5. Gunakanlah area yang berada di belakang rumah untuk mencuci pakaian. Sedangkan untuk menjemur pakaian bisa menggunakan lantai dua dengan sedikit merubah desain rumah yang ada. Tower air untuk kebutuhan sehari-hari juga bisa diletakkan berdekatan dengan tempat penjemuran pakaian. Tower air yang mudah dijangkau juga memudahkan untuk perawatan dan pembersihannya.

Demikianlah Cara Membangun Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai semoga dapat membantu agar lebih mudah saat kita akan merenovasi atau membangun rumah.

genteng rumah

Cara Menghitung Jumlah Genteng Rumah Secara dengan Mudah dan Tepat

Apa anda mengetahui dengan pasti jumlah genteng yang berfungsi sebagai atap rumah anda? Lalu untuk apa sebenarnya jika kita mengetahui jumlah pasti genteng yang kita gunakan sebagai atap rumah? Perhitungan dan pengetahuan secara pasti tentang jumlah genteng sebagai atap genteng rumah bukan hanya dibutuhkan ketika akan melakukan prosesi bangun rumah saja. melainkan juga dibutuhkan pada genteng harus diganti karena tak layak lagi digunakan, mulai mengalami kebocoran atau rusak.

Pengetahuan ini tak hanya harus dimiliki oleh para kontraktor dan pekerja bangunan saja. akan tetapi juga harus dimiliki oleh si penghuni rumah. Pengetahuan tentang jumlah genteng yang digunakan sebagai atap rumah dapat berguna jika sewaktu-waktu anda harus mengganti atap genteng anda. Ketika anda telah mengetahui jumlah pasti genteng rumah yang anda gunakan, secara otomatis akan membantu memudahkan pekerjaan dan dapat meminimalisasi pengeluaran anngaran renovasi rumah. Akan tetapi masih banyak sekali yang tidak mengerti cara tepat untuk menghitung jumlah genteng dengan benar. Berikut ini adalah cara-cara mudah yang digunakan agar anda bisa menghitung atap genteng rumah anda dengan mudah dan tepat :

  1. Melakukan Perhitungan Genteng Rumah Berdasarkan Luas Atap

Jumlah luas yang ada pada atap rumah anda bisa dijadikan acuan dalam perhitungan jumlah keseluruhan pada genteng rumah anda. Cara ini tergolong ke dalam teknik matematis dengan perhitungan logika. Pertama-tama anda harus mengetahui dengan pasti jumlah luas atap rumah anda untuk dapat mengetahui dengan jelas berapa jumlah genteng yang anda butuhkan dalam kegiatan bangun rumah. Agar lebih mudahnya, perhatikan contoh studi kasus berikut ini :

Jika luas atap rumah anda adalah 10 meter x 9 meter = 90 m2 pada tiap sisinya. Maka jumlah total luas atap menjadi 90 meter x 2 (jumlah pada sisi atap) = 180 m2. Jika anda akan menggunakan jenis genteng plentong / kodok (setiap 1 m2 berisikan 25 buah). Oleh karenanya jumlah genteng yang anda butuhkan adalah sebanyak 180 x 25 = 4.500 buah.

2. Menghitung Jumlah Genteng Rumah Berdasarkan Panjang dan Lebar Pondasi dan Teras Rumah

Panjang dan lebar pada pondasi bangun rumah juga dapat dijadikan patokan dalam perhitungan jumlah genteng pada bangun rumah anda. Perhatikan contoh kasus berikut ini :

Jika panjang dan lebar pada sebuah rumah adalah 9 meter dan 6 meter, maka luas = (9 + 1) x (6 + 1) = 70 m2. Dengan perhitungan tersebut, maka berapakah jumlah genteng yang dibutuhkan? Jumlah minimum genteng yang dibutuhkan adalah sejumlah 70 x 35 = 2450 buah genteng.

Kita juga perlu untuk melakukan perhitungan terhadap teras rumah, dengan perhitungan apabila luas teras = 5 meter x 4 meter = 20, maka 20 x 35 = 700 buah genteng. Jadi, total keseluruhan jumlah minimal genteng yang anda butuhkan adalah 3150 buah.

Perlu diingat pada saat pemesanan genteng rumah, sebaiknya jumlah yang dipesan sedikit dilebihkan. Misalnya jika anda membutuhkan 100 buah genteng, maka lebihkan menjadi 130 genteng atau sesuai dengan perkiraan anda. Hal ini berguna sebagai antisipasi apabila terjadi kebocoran, kerusakan, atau cacat pada genteng. Anda bisa menggantinya dengan sisa genteng yang sebelumnya telah anda lebihkan dalam pemesanannya.

Demikian beberapa kiat untuk menghitung jumlah genteng yang akan berguna bagi kegiatan bangun rumah, renovasi rumah, dan lainnya. Jika anda ingin berkonsultasi dengan kami penyedia jasa bangun rumah, renovasi rumah, dan desain rumah. Anda dapat menghubungi kontack yang tersedia dalam website ini. Terima kasih, semoga bermanfaat.

volume bangunan rumah

Tips Menghitung Volume Bangunan Rumah dengan Mudah

Ketika akan membangun sebuah rumah impian, alangkah baiknya jika anda memahami sedikit banyak seputar pembangunan rumah. Misalnya saja dalam hal perhitungan volume bangunan rumah yang akan didirikan. Mengapa hal tersebut dianggap perlu? Pengetahuan dan pemahaman tentang perhitungan volume bangunan rumah diperlukan agar anda dapat mengestimasikan anggaran biaya pembangunan rumah dengan tepat. Perhitungan ini juga diperlukan agar anda dapat mengefisienkan pengeluaran dalam anggaran membangun rumah idaman.

Saat ini kita bisa dengan mudah menggunakan program autocad untuk menghitung besaran volume bangunan rumah secara abstrak. Namun bagaimana dengan perincin pada volume material yang pendukung lainnya? Kita tahu bahwa dalam usaha membangun rumah diperlukan adanya beberapa material pokok semisal kayu, besi, beton, dan lain sebagainya. Semua material pendukung ini berada diluar perihitungan program autocad dan hanya bisa dihitung secara manual. Dengan demikan dalam menghitung jumlah volume bangunan rumah akan lebih rinci dan efisien.  Karenanya dalam melakukan perhitungan volume bangun rumah perlu mengacu pada perhitungan volume material yang akan digunakan. Berikut contoh ilustrasi perhitungan volume bangun rumah :

  1. Cara Menghitung volume Beton

Dalam tata cara perhitungan volume beton biasanya menggunaka satuan m3 (meter per kubik). Apabila sebuah beton dengan ukuran 0,25 meter x 0,25 meter dengan ukuran tinggi 3 meter, maka volume beton tersebut ialah 0,25 meter x 0,25 meter x 3 meter = 0,1875 m3.

2. Cara Menghitung Volume Besi

Perhitungan volume besi untuk bahan bangunan rumah umumnya menggunakan sistem perhitungan satuan kilogram. Berikut contoh cara perhitungan pada volume besi :

Apabila sebuah kolom dengan ukuran tinggi 3 meter dan memiliki 4 buah besi berdiameter 10 meter yang digunakan sebagai tulang utama dari suatu bangunan rumah, maka :

Volume besi beton sebanyak 4 buah x 3 meter = 12 meter.

Catatan : jika berat besi memiliki ukuran diameter 10 / meter = 0, 00065 x (10×10)

Pada umumnya panjang besi yang dijual dipasaran per satuannya adalah sepanjang 12 meter. Jika ingin mengonversikan satu batang besi ke dalam satuan kilogram (kg) maka rumus yang digunakan adalah = 12 meter dikalikan berat besi setiap meternya.

3. Menghitung Volume Kayu

Tata cara perhitungan volume kayu untuk bangunan rumah adalah sebagai berikut :

Sebuah balok kayu yang berukuran 8 / 12 dengan rentangan sepanjang 6 meter dan mempunyai volume sebesar 0,08 x 0,12 x 6 = 0,0576 meter kubik (m3). Maka kayu yang dibutuhkan adalah sejumlah 6 : 4 = 1,5 batang kayu.

4 Cara Perhitungan Volume Kaca

Jika suatu jendela mempunyai ukuran kaca yakni 60 cm x 150 cm, maka volume pada kaca sama dengan 0,6 meter x 1,5 meter = 0,9 m2. Cara lain yang dinilai lebih praktis adalah dengan menggunalkan volume kaca yang dihitung dengan satuan unit.

5. Menghitung Timbunan dan Galian

Perhitungan dalam hal galian dan timbunan secara umum dihitung dalam satuan m3 (meter kubik). Maka apabila hendak melakukan pekerjaan galian pada lahan dengan luas 6 meter x 12 meter dengan ukuran tinggi timbunan tanah sebesar 2 meter. Dengan demikian hasil perhitungan volume tanah adalah 6 x 12 = 72 meter perkubik.

Demikian beberapa contoh cara udah dalam menghitung volume material ketika hendak mendirikan sebuah bangunan rumah. Semoga dapat bermanfaat dan dapat banyak membantu bagi anda yang sedang berupaya untuk membangun rumah impian untuk hunian anda

membangun rumah minimalis

Membangun Rumah Minimalis dengan Budget 50 juta

Dalam merencanakan pembangunan rumah sangat diperlukan untuk melakukan estimasi dana untuk penentuan anggaran yang akan dikeluarkan. Anggaran biaya yang diestimasikan dalam perencanaan bangun rumah akan sangat membantu dalam memperkirakan berapa nominal biaya yang dibutuhkan secara prediktif. Misalnya saja jika anda ingin membangun rumah minimalis type 36 dengan kelengkapan 3 kamar tidur. Setidaknya anda membutuhkan pengeluaran biaya dengan nominal diatas 50 juta rupiah bahkan lebih lagi. Jika anda ingin membangun rumah minimalis dengan satu lantai tentu akan jauh lebih murah dibanding dengan rumah minimalis berlantai dua. Ini adalah gambaran umum biaya yang harus dikeluarkan dalam estimasi bangun rumah.

Estimasi dana dengan nominal harga seperti yang telah disebut masih dapat diminimalisasikan dengan trik khusus. Sehingga keinginan anda untuk membangun rumah minimalis akan terwujud hanya dengan anggaran dana sebesar 50 juta rupiah. Jika anda ingin membangun rumah minimalis dengan type 36 seharga 50 juta rupiah., tentu dibutuhkan rancangan yang tepat serta perencanaan yang matang. Dalam mewujudkan impian untuk bangun rumah minimalis dengan estimasi dana 50 jutaan tentu akan sangat sulit di zaman serba mahal ini, jika anda tidak memahami trik dalam meminimalisasikan pengeluaran biaya dalam membangun rumah minimalis.

Desain rumah minimalis dengan satu lantai kini telah menjadi solusi alternatif bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah untuk memiliki rumah. Desain rumah yang minimalis juga mempunyai nilai plus tersendiri yakni biaya yang harus dikeluarkan dengan nominal yang relatif terjangkau. Selain itu anda juga tidak perlu khawatir, desain rumah minimalis baik interior dan eksteriornya kini telah banyak yang mengacu pada desain rumah modern. Semua dapat anda wujudkan hanya dengan kisaran nominal angka 50 juta rupiah.

Membangun Rumah Minimalis

Dalam upaya membangun rumah dengan nominal angka 50 juta, yang perlu diperhatikan diantaranya adalah :

faktor kerataan tanah yang akan dibangun rumah. Upayakan agar tanah tersebut rata, tidak bergelombang dan menjurang. Faktor kerataan tanah akan mempengaruhi proses pembuatan pondasi dalam membangun rumah minimalis.
Selanjutnya menentukan ukuran tanah yang disesuaikan dengan jumlah ruangan yang akan didirikan. Misalnya pada kamar tidur, toilet, dapur, ruang tamu, ruang tengah, dan lainnya.

Kemudian ketepatan pemilihan bentuk atap rumah untuk desain rumah minimalis juga perlu untuk diperhatikan. Misalnya saja jika anda akan menggunakan atap cor datar, tentu saja biaya yang akan dikeluarkan akan jauh lebih besar dibandingkan budget 50 juta yang anda miliki. Pada dasarnya keterampilan dalam membuat desain sketsa rumah dalam bentuk contoh gambar rumah minimalis akan sangat membantu dalam upaya bangun rumah minimalis ini.

Estimasikan dana sedetail dan serinci mungkin dalam operasional bangun rumah yang akan anda lakukan.
Kemudian hal yang harus dilakukan berikutnya adalah menyiapkan bahan material bangun rumah. Dalam step ini hendaknya sebelum itu anda harus telah memiliki rincian pengeluaran hingga betul-betul detail sehingga pengeluaran anda akan jauh lebih terkontrol.

Demikian beberapa hal tentang upaya membangun rumah minimalis dengan budjet berkisar 50 jutaan. Sebaiknya anda juga perlu untuk banyak berdiskusi dengan arsitek atau siapapun yang mumpuni dalam bidang perumahan khususnya dalam hal meminimalisai pengeluaran dalam membangun rumah impian anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan anda dapat mengupayakan membangun rumah impian anda sesegera mungkin. Dengan Memilih Jasa Bangun Rumah melalui www.griyarenovasi.com anda akan menghemat biaya bangun rumah dengan dana terbatas, namun kami akan memberikan ide agar bangunan yang anda inginkan memiliki nilai mewah dan kokoh. Hubungi kami melalui form online ini

borongan dalam bangun rumah

Sistem Pekerja Harian dan Borongan dalam Bangun Rumah dan Renovasi

Borongan dalam Bangun Rumah – Apa saat ini anda sedang membutuhkan referensi penyedia jasa borongan dalam bangun rumah dan renovasi yang handal, terpercaya, dan berpengalaman? Sebelum anda memutuskan untuk memilih jasa bangun rumah dan renovasi, terlebih dahulu anda harus memutuskan akan menggunakan jasa pekerja (tukang) harian atau borongan. Dibawah ini adalah penjabaran tentang kelebihan serta kekurangan penggunaan jasa tukang harian dan borongan :

  1. Pekerja Tukang Harian

Kelebihan:
hasil pekerjaan tukang harian dalam urusan  bangun rumah dan renovasi dinilai lebih rapi. Selain itu para pekerjanya biasanya memiliki kecekatan serta kemahiran khusus dalam bidang ini. biasanya para pekerja harian adalah orang-orang yang telah memiliki kedekatan dengan si pengguna jasa. Sehingga kedekatan emosional akan berpengaruh pada peningkatan kualitas pekerjaan.

Kekurangan :
Satu hal yang pernah ditemukan di lapangan adalah kinerja pekerja agak kurang cekatan dan sengaja mengulur durasi waktu. Hal tersebut dikarenakan asumsi bahwa honor pekerja dibayarkan setiap hari bekerja. Tentu saja hal ini dapat diantisipasi dengan kontroling yang baik dari anda sebagai pengguna jasa bangun rumah dan renovasi.

  1. Tukang Borongan

Tukang atau Pekerja dengan sistem borongan berdasarkan proporsinya dapat dibagi ke dalam dua macam, diantaranya ialah:
a. Sistem borongan yang mencakup tenaga pekerja dan bahan material bangunan

b. Sistem pekerja borongan yang cakupannya hanya meliputi jasa pekerjaannya saja.

Secara umum para pengguna jasa bangun rumah dan renovasi lebih banyak yang memilih opsi sistem borongan yang pertama. Sistem ini dianggap lebih efisien, efektif, dan praktis. Dibawah ini adalah kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam sistem borongan dalam membangun dan merenovasi rumah :

Kelebihan :
membangun dan renovasi rumah dengan sistem borongan akan jauh lebih berhemat dikarenakan biaya yang dikeluarkan akan relatif lebih murah. Selain itu pekerjaan bangun rumah atau renovasi yang dilakukan juga akan terselesaikan dengan cepat karena jumlah pekerja relatif lebih banyak jika dibandingkan dengan sistem pekerjaan bangun rumah dan renovasi pekerja harian. Umumnya para pekerja bangunan sistem borongan adalah orang-orang yang telah memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam bidang ini.

Kekurangan :
Sistem borongan seringkali dalam melakukan pekerjaannya kurang memperhatikan kualitas. Hal tersebut dikarenakan adanya tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan bangun rumah dan renovasi dengan cepat dan tertarget. Fokus inilah yang terkadang membuat para pekerja tidak terlalu memperhatikan kualitas hasil pekerjaan. Namun tentu tidak semua penyedia jasa bangun rumah demikian. Dalam hal ini anda perlu cermat dalam memilih penyedia jasa bagun rumah dengan sistem pekerja borongan yang tepat.

Tips Mudah Memilih Jasa Bangun Rumah dan Renovasi

Beberapa tips dibawah ini berkenaan dengan cara memilih jasa bangun rumah dan renovasi profesional dan memiliki jaminan mutu. Tips-tips tersebut Diantaranya adalah :

  1. Carilah informasi melalui internet misalnya pada website yang membahas seputar jasa bangun rumah, renovasi, desain, dan lain sebagainya. Misalnya saja pada website www.griyarenovasi.com
  2. jangan sungkan untuk bertanya secara langsung kepada pihak pengembang atau para pekerja terkait dengan track record dan hasil pekerjaan mereka.
  3. Kunjungi dan survey langsung lokasi pembangunan yang dikerjakan oleh sejumlah penyedia jasa yang nantinya akan anda gunakan jasanya. Hal ini dilakukan agar anda mengetahui betul bagaimana hasil kerja dari para pekerja baik dengan sistem harian atau borongan.

Demikian adalah sistem pekerja harian dan borongan dalam bangun rumah dan renovasi rumah agar kita mengetahui sebelum merencanakan pembangunan rumah atau renovasi rumah.