Jenis Material Dinding untuk Bangun Rumah

jenis material dinding

                           Jenis Material Dinding

Jenis Material Dinding – Dinding merupakan sebuah elemen penting dalam sebuah kegiatan atau aktivitas bangun rumah. Peranan dinding dalam sebuah bangunan adalah sebagai pembatas antara bagian dalam dan luar pada sebuah bagunan. Dinding juga berfungsi sebagai pembatas antara ruangan satu dengan lainnya, misalnya kamar dengan kamar, ruang tamu dengan ruang tengah, ruang tengah dan dapur, dan lain sebagainya.

Dahulu orang-orang menggunakan kayu atau papan sebagai dinding rumah. Seiring dengan perkembangan zaman, kini penggunaan papan sebagai dinding rumah telah beralih kepada bata merah dan batako. Jika anda ingin melakukan renovasi rumah atau bahkan membangun rumah, sebaiknya anda perlu untuk mengenal lebih dekat mengenai dinding. Berdasarkan fungsinya, dinding rumah dapat dibedakan ke dalam dua jenis diantaranya ialah dinding eksterior dan dinding interior. Kedua dinding ini erat kaitannya dengan desain rumah.

Dinding eksterior ialah dinding yang membatasi antara ruangan di dalam rumah dengan luar ruangan. Dengan demikian dinding eksterior memiliki fungsi esensial sebagai pelindung ruangan bagian dalam dari hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni di dalam rumah. Misalnya saja cuaca ektsrem, gangguan binatang buas, dan lain sebagainya. Sedangkan dinding interior adalah dinding membatasi antar ruangan di dalam rumah. Meski pada umumnya pada zaman sekarang kebanyakan orang menggunakan dinding interior permanen, namun ada pula yang menggunakan dinding interior non-permanen dan semi permanen. Dinding interior non-permanen juga memiliki fungsi fleksibilitas yakni dapat dibongkar kapanpun dibutuhkan. Misalnya pada dinding-dinding kantor sekertariat, rumah makan, dan lainnya.

Jenis Material yang Baik untuk Digunakan Sebagai Bahan Dasar Dinding

Apabila anda hendak membangun sebuah rumah, sebaiknya anda perlu untuk melakukan pertimbangan terhadap beberapa jenis material dinding pada bagian dinding. bahan-bahan material yang akan digunakan sebagai bahan dasar dinding, tentu memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebaiknya anda mengenal beberapa bahan jenis material dinding dasar tersebut agar anda memiliki pandangan untuk menggunakan bahan yang cocok untuk dinding rumah anda. Bahan-bahan material tersebut diantaranya ialah :

  • Bata Merah
    Bahan dasar jenis ini terbuat dari tanah liat. Bata merah hingga kini masih populer digunakan dalam bahan dasar bangun rumah khususnya dalam membuat dinding. Batu Bata dikenal sebagai bahan dasar yang dianggap memiliki kekokohan yang cukup kuat, mudah disusun, dan hampir sebagian besar pekerja bangunan telah memahami seluk beluk pemasangan material ini dengan baik. Batu Bata juga tergolong ke dalam jenis material yang memiliki harga yang relatif terjangkau. Material ini juga dapat diaplikasikan ke dalam pembuatan dinding eksterior ataupun interior.
  • Batako
    Batako adalah bahan dasar bangun rumah yang terbuat dari campuran pasir dan semen. Material jenis ini harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan bata merah. Namun kualitas batako berada di bawah bata merah ditinjau dari segi kekokohannya. Selain itu batako juga memiliki kekurangan lain yakni ketidakmampuannya dalam menyerap air. Sehingga ketika hujan tiba, air seringkali merembes dari dinding hingga membasahi lantai.
  • Bata Ringan
    Bata ringan adalah jenis material yang memiliki beban yang cukup ringan sesuai dengan namanya. Material bangun rumah ini juga dinilai lebih mudah dipasang dan banyak diminati oleh proyek bangunan tinggi. Bangunan yang menggunakan bahan dasar ini memiliki volume struktur yang tidak begitu berat. Akan tetapi material bangun rumah ini memiliki selisih harga di atas material lainnya dikarenakan kelebihan yang dimilikinya.
  • Partisi Gypsum atau GRC Fiber Semen
    Bahan dasar dinding rumah ini bersifat tidak permanen dibandingkan dengan material bahan bangun rumah lainnya. Partisi gypsum cenderung lebih mudah untuk dibongkar ulang apabila dirasa tidak lagi dibutuhkan. Material ini dikenal sebagai bahan dasar dinding yang mudah dipasang, harganya terjangkau, dan mempunyai beban yang ringan. Berbeda halnya dengan GRC Fiber semen yang memiliki kekuatan yang lebih kokoh dibandingkan Partisi gypsum. GRC Fiber semen juga lebih tahan terhadap air. Karenanya GRC fiber semen harganya lebih mahal di atas Partisi Gypsum. Kedua bahan dasar dinding rumah ini seringkali digunakan sebagai bahan dinding interior.

Sumber : rhkarya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *