Tips Membuat Pondasi Pagar Rumah Sederhana Agar Tetap Kokoh

pagar rumah

Pagar rumah merupakan elemen yang cukup penting yang terdapat dalam sebuah rumah. Pagar memiliki fungsi utama yakni sebagai pembatas antara rumah kita dengan rumah orang lain. Bisa juga sebagai pembatas jalan dari rumah kita. Pagar adalah pintu gerbang utama untuk memasuki rumah. Oleh karenanya itu pagar harus kuat dan tahan lama. Karena pagar berada di depan rumah, maka benda ini haruslah terlihat indah agar nikmat dipandang mata. Untuk memperindah pagar rumah, saat ini banyak sekali inovasi pembuatan pagar rumah dengan berbagai jenis bentuknya. Misalnya saja berupa tanaman, kayu, bata, batuan, besi dan baja. Untuk mengokohkan pagar agar kuat dan tahan lama, maka diperlukan adanya penahan utama pagar yang lebih kita kenal dengan sebutan pondasi.

Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk menempatkan bangunan dan meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke dasar pondasi. Dalam konsepsi bangun rumah adanya pondasi adalah hal terpenting. Termasuk pondasi pada pagar rumah yang biasanya terbuat dari bata dan beton. Karena pondasi adalah bagian terpenting, maka harus kokoh dan kuat. Dengan pondasi yang kokoh, kuat dan tinggi, akan berpengaruh pula pada standar keamanan rumah anda. Di bawah ini adalah beberapa tips mudah untuk membuat pondasi pagar rumah sederhana:

  1. Mempersiapkan Bahan dan Alat

Sebelum memulai membuat pondasi pagar rumah, anda perlu mempersiapkan beberapa peralatan yang diperlukan seperti sekop, sendok semen, pacul atau cangkul, kayu balok. Bahan-bahan yang perlu disiapkan antara lain, semen, kerikil, air, batu bata atau bahan yang lain sesuai keinginan. Jangan lupa siapkan pengukur, untuk mengukur batas mana saja yang akan dibangun pondasi pagar.

  1. Menggali Tanah

Seteleh mempersiapkan bahan, peralatan yang dibutuhkan dan telah mengukur batas yang akan dibangun pondasi. Langkah selanjutnya adalah menggali tanah, agar kuat biasanya pondasi dibuat di dalam tanah. Hal ini dilakukan agar pondasi pagar rumah semakin kokoh karena tertimbun di dalam tanah, membuat pondasi seperti akar. Walaupun sebenarnya pondasi juga dapat dibangun di atas tanah tanpa harus menggalinya.

  1. Memasang Papan Pondasi

Papan pondasi bisa digantikan dengan kayu balok, yang akan digunakan untuk menjaga kelebaran dan kelurusan pondasi yang akan dibuat. Dengan bantuan papan pondasi akan memudahkan anda saat menyemen atau memasukkan batu kerikil dan batu bata. Jangan lupa sebelum memasang papan pondasi, siapkan ukuran papan sesuai dengan keinginan seperti ukuran pondasi yang diinginkan.

  1. Membuat Pondasi

Langkah selanjutnya setelah menggali tanah, langkah pertama adalah, mencampurkan semen dan kerikil dan diaduk hingga merata. Setelah campuran jadi, masukkan semen dan kerikil ke dalam tanah yang telah digali. Setelah campuran melebihi tanah yang sudah digali atau sudah di atas tanah, barulah menyemen dengan batu bata dan balok kayu atau papan pondasi sebagai penopang agar smeen yang dibuat menjadi rata, lurus dan kokoh.

  1. Biarkan Kering

Setelah semua langkah dilakukan, maka langkah terakhir adalah biarkanlah pondasi mengering. Proses pengeringan pondasi memerlukan waktu kurang lebih satu hari penuh bila tidak terkena air hujan. Setelah kering, lepaskan papan-papan yang menopang lalu biarkan pondasi tersebut mengering secara normal karena panas matahari. Jangan terlupakan untuk menutup pondasi menggunakan plastik, agar saat hujan tidak menyebabkan pondasi berlubang-lubang, yang mebuat hasil akhirnya kurang maksimal.

Sekian penjelasan tips membuat pondasi pagar rumah secara sederhana, agar Anda bisa membuat pondasi pagar sendiri di rumah. Semoga bermanfaat dan selamat berinovasi dengan desain pagar istimewa buatan sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *